Bonekmania Aksi Demo Demi Persebaya IPL

Bonekmania Aksi Demo Demi Persebaya IPL

Demi kelangsungan hidup Persebaya Surabaya yang berlaga pada Indonesian Premier League (IPL) saat unifikasi liga musim depan, sekitar 1500-an Bonekmania mengadu ke Walikota Surabaya, Tri Risma Harini, Senin (15/4).


Sempat tertunda hujan deras, Bonekmania akhirnya berangkat dari Taman Apsari menuju kantor Walikota sekitar pukul 13:00. Dengan berjalan kaki, mereka membentangkan belasan poster berisi tuntutan. Tak hanya itu, sejumlah memorabilia seperti foto dan Piala Presiden Liga Kansas tahun 1991-1992 yang biasa berada di mess Persebaya Karang Gayam ikut dibawa serta.

Di kantor walikota mereka ditemui sendiri oleh Risma dan langsung berorasi. "Persebaya yang main di IPL tak bisa main di liga musim depan karena hasil KLB lalu. Kami tak ingin sejarah mereka hilang karena kepentingan politik," papar Andie Pecie selaku orator aksi ini.

"Kami juga ingin Persebaya DU dibubarkan dan tak boleh bermain di Surabaya," imbuhnya.

Sementara itu, Risma mengakui dia tak paham dengan dunia sepak bola. "Saya ini ndak ngerti bola. Bagaimana caranya?" jawab sang Walikota.

Setelah adu argumen melalui pengeras suara tak berjalan dengan baik, walikota akhirnya mempersilakan 10 perwakilan Bonekmania masuk kantor Walikota. Sambil menunggu negosiasi, pejabat kantor pemerintahan melayani Bonek dengan baik. Mereka membagikan kue dan air mineral untuk suporter fanatik Persebaya ini yang menunggu di luar pagar.



This entry was posted in . Bookmark the permalink.

Leave a reply